Manusia dan ilmu adalah satu - kesatuan yang
tidak dapat dipisahkan sejak manusia pertama kali diciptakan. Karena sebab
ilmulah, manusia hidup di muka bumi ini. Maka tidak heran, pemenuhan pendidikan
yang baik menjadi salah satu kebutuhan paling utama dalam kehidupan manusia.
Para orang tua selalu memikirkan tentang pendidikan anak - anaknya. Pemerintah
Indonesia pun menerapkan peraturan "Wajib Belajar 12 Tahun" untuk
anak - anak Indonesia. Persaingan pendidikan pun menjadi kompetisi tak berkesudahan
antar bangsa di dunia. Sering terjadi perdebatan berbagai pihak tentang sistem
pendidikan terbaik yang seharusnya diterapkan sebagai kurikulum wajib.
Muncullah peraturan kurikulum tentang "full day school" di Indonesia.
Akan tetapi, sebenarnya, sistem pendidikan yang
bagaimanakah yang paling tepat untuk diterapkan di negara kita?
Apabila menilik sejarah pendidikan bangsa kita, maka kita akan menemukan salah satu metode pendidikan berupa pondok pesantren sebagai pelopor pertama dunia pendidikan di nusantara. Lebih jauh lagi, dalam sejarah dunia, pondok pesantren atau yang biasa dikenal dengan "madrasah" telah menjadi pemrakarsa dunia pendidikan bagi seluruh umat manusia jauh sebelum adanya sekolah atau lembaga pendidikan seperti sekarang ini. Pondok pesantren adalah sebuah media pendidikan yang mengajarkan nilai - nilai moral dan budi pekerti yang luhur yang didasarkan pada ajaran kitab - kitab agama sebagai basis pendidikan mental dan karakter manusia, dengan seorang guru besar atau yang biasa disebut "kyai" sebagai panutan utama sekaligus sosok yang memimpin berjalannya sistem pendidikan di pondok pesantren. Selain itu, pondok pesantren juga menekankan pada pendalaman ilmu yang kebanyakan adalah pemahaman hakikat dan filsafat, akan tetapi dalam perkembangannya hingga masa kini, pondok pesantren telah berubah menjadi suatu media pendidikan yang juga mengajarkan ilmu dan kompetensi umum. Hingga kini, pondok pesantren tetap eksis dan terus berkembang seiring dengan perubahan zaman dengan tetap mempertahankan nilai - nilai pendidikan karakter yang diusungnya. Banyak para cendekiawan bangsa kita lahir dari pondok pesantren.
Apabila menilik sejarah pendidikan bangsa kita, maka kita akan menemukan salah satu metode pendidikan berupa pondok pesantren sebagai pelopor pertama dunia pendidikan di nusantara. Lebih jauh lagi, dalam sejarah dunia, pondok pesantren atau yang biasa dikenal dengan "madrasah" telah menjadi pemrakarsa dunia pendidikan bagi seluruh umat manusia jauh sebelum adanya sekolah atau lembaga pendidikan seperti sekarang ini. Pondok pesantren adalah sebuah media pendidikan yang mengajarkan nilai - nilai moral dan budi pekerti yang luhur yang didasarkan pada ajaran kitab - kitab agama sebagai basis pendidikan mental dan karakter manusia, dengan seorang guru besar atau yang biasa disebut "kyai" sebagai panutan utama sekaligus sosok yang memimpin berjalannya sistem pendidikan di pondok pesantren. Selain itu, pondok pesantren juga menekankan pada pendalaman ilmu yang kebanyakan adalah pemahaman hakikat dan filsafat, akan tetapi dalam perkembangannya hingga masa kini, pondok pesantren telah berubah menjadi suatu media pendidikan yang juga mengajarkan ilmu dan kompetensi umum. Hingga kini, pondok pesantren tetap eksis dan terus berkembang seiring dengan perubahan zaman dengan tetap mempertahankan nilai - nilai pendidikan karakter yang diusungnya. Banyak para cendekiawan bangsa kita lahir dari pondok pesantren.
Dari sini
kita mampu menilai, sistem pendidikan yang bagaimanakah yang sebaiknya
diterapkan di negara kita? Mengingat bangsa Indonesia kini sedang dilanda
krisis mental. Banyak generasi muda yang telah tercemar akalnya. Mereka
membutuhkan suatu sistem pendidikan yang seimbang akan pengetahuan terkini dan
juga pendidikan karakter yang ideal. Maka, tidak diragukan lagi, pondok pesantren
adalah salah satu solusi terbaik untuk menangani permasalahan bangsa.
Sebagai contoh adalah Pesantren
Modern Al - Amanah yang berdiri di Krian, Sidoarjo. Pesantren
Modern Al-Amanah adalah salah satu lembaga pendidikan pondok
pesantren yang unik. Dengan mengangkat motto, "Pesantren Biasa Khusus Bagi
Santri yang Bercita - cita menjadi Luar Biasa". Di dalamnya terdapat nilai
- nilai dasar ajaran pokok yang dirumuskan dalam "Panca Jiwa Santri" dan
"Tujuh Kewajiban Santri"
Didirikan oleh KH. Nur Cholis Misbah, Pesantren Modern Al-Amanah adalah lembaga pendidikan pesantren yang tidak hanya mengajarkan pendidikan formal dan pelajaran agama, namun juga mengusung pendidikan karakter dan moral.
Adapun nilai - nilai dasar seorang santri yang merupakan jati diri sejati bangsa Indonesia adalah sebagaimana yang telah dirumuskan pengasuh Pesantren Modern Al-Amanah, KH. Nur Cholis Misbah dalam "Panca Jiwa Santri", yakni :
1. Kesempurnaan Iman
2. Keikhlasan Amal
3. Kemuliaan Budi Pekerti
4. Keunggulan Prestasi
5. Kepekaan Sosial
Di samping itu, Pesantren Modern Al-Amanah juga menerapkan sistem pendidikan bilingual yang mengutamakan pengembangan bahasa Arab sebagai landasan pembelajaran agama dan bahasa Inggris sebagai modal para santrinya untuk menjawab tantangan dunia masa kini.
Dengan segala aspek sebagaimana yang telah dipaparkan, lembaga pendidikan pesantren di Indonesia telah membuktikan dirinya sebagai salah satu sistem pendidikan terbaik untuk mengatasi masalah bangsa dan layak diperhitungkan untuk menjadi kurikulum wajib yang akan eksis dan mampu bersaing di dunia global.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar