Minggu, 22 Oktober 2017

Sajak Resah

Orang bilang, zaman ini sudah renta......
Para
kyai tlah hilang kesaktiannya
Para
santri tlah luntur ketakdzimannya
Kitab - kitab suci tlah raib kemasyhurannya
Begitu pula
petuah dan hikmah nan murni, tlah lenyap cahayanya
Orang bilang, zaman ini bukan lagi simbol kejayaan.......
Para penegak hukum berpaling dari kebenaran
Para pemimpin tak lagi acuh akan rakyatnya
Para ksatria tak lagi berjuang dalam kesetiaan
Para
pejuang ilmu tak lagi peduli akan hakikat ilmunya
Orang bilang, zaman ini zaman edan.......
Tapi sebenarnya, siapakah yang edan??
Mereka menyalahkan zaman, .....
Tapi tidakkah mereka ingat, bahwa mereka, kita, adalah bagian dari zaman??





Sabtu, 21 Oktober 2017

Cara Membuat Iwel-iwel -- Jajanan Tradisional Nusantara

Keberagaman kebudayaan di nusantara menjadikan negara Indonesia kaya akan warisan budaya tradisional. Yang tentunya semakin menambah keunikan tersendiri bagi bangsa kita. Lebih - lebih apabila kita dapat menjaga dan melestarikannya.
Salah satu dari kekayaan budaya kita adalah keragaman kuliner tradisional. Sudah tidak asing lagi bagi kita, setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas kulinernya masing - masing.
Jajanan iwel-iwel adalah salah satunya. Saat ini, mungkin sudah sangat jarang kita temukan makanan tradisional yang satu ini. Jajanan berbahan beras ketan yang dicampur dengan kelapa dan diisi dengan gula merah ini merupakan jajanan khas Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kemasannya yang terbuat dari daun pisang yang dibentuk limas segitiga kemudian dijepit dengan lidi semakin menambah kesan tradisionalitas warisan tempo doeloe.
Hingga kini, jajanan iwel-iwel sebenarnya masih cukup sering dibuat terutama untuk merayakan selametan bayi yang baru lahir.
Di samping itu, jajanan iwel-iwel juga mempunyai sejarah atau asal muasal dibalik penamaannya. Kata "iwel-iwel" sebenarnya berasal dari bahasa Arab yakni "وَلِوَلِدَيَّ" / “waliwalidayya” yang merupakan penggalan dari do’a untuk kedua orang tua yang berarti : untuk kedua orang tuaku.
Ada juga sejarah yang mengatakan, bahwasanya nama iwel – iwel dari bahasa Jawa, “kemiwel”, yang berarti “menggemaskan”, sebagai presentasi dari rasa syukur atas lahirnya bayi yang menggemaskan.
           
            Lantas, bagaimana cara membuat jajanan tradisional yang satu ini??
            Silahkan simak cara dibawah ini :


Terima Kasih.....,
Semoga bermanfaat.......

Kamis, 19 Oktober 2017

MIMPI

Manusia terlahir dengan dua kekuatan agung sebagai ajiannya menjalani kehidupan dunia ini. Ialah ilmu dan nafsu. Banyak yang berprasangka bahwa keduanya ibarat dua sisi koin yang berbeda, positif dan negatif. Namun sebenarnya tidak. Keduanya diciptakan untuk dilebur bersama-sama. Hingga menjadi pusaka sakti tak terkalahkan. Dan bila kau telah berhasil meluruhkan keduanya, akan kau peroleh bilah tajam bernama, mimpi.
Tapi hati-hati, apabila salah mengkomposisikannya keduanya, mereka kan terlebur menjadi, ambisi.
            Maka, izinkanlah aku menguntai mimpi-mimpiku, wahai kawan. Sebagai usahaku tuk mencoba melebur kedua ajian anugerah Ilahi.
            Aku bermimpi, berangan-angan, menjadi seorang ahli dan pakar bahasa yang kan menafsirkan kalam-kalam Allah atas izin dan ilmuNya, hingga esok akan menelurkan karya-karya agung berupa karangan-karangan yang sarat akan makna layaknya para tokoh-tokoh cendekiawan di masa lalu.
            Aku tidak menginginkan apa pun, hanya, semoga menjadi manfaat yang besar bagi umat di seluruh dunia pada umumnya dan seluruh umat muslim pada khususnya.
            Apa yang aku lakukan kini tuk menggapai itu??
            Aku kini tengah berlatih tuk menumbuhkan keinginanku belajar bahasa dan ilmu-ilmuNya. Aku bimbing adik-adikku, kawan-kawanku, saudara-saudaraku.
            Aku ajak mereka bersama-sama meniti jalan mimpi yang indah. Semoga Allah memudahkan kami semua.
            Namun lebih dari itu semua, yang paling aku harapkan adalah, semoga semua apa yang diimpikan kawan-kawan tercintaku terwujud. Cukup itu. Tak penting menjadi siapa pun atau apa pun.
            Terima kasih kawan-kawanku.........
            Aku hanya bisa berpesan, leburlah ajian kalian, tempa
lah, hingga esok ia kan menjadi pusaka sakti nan tajam yang mampu kau gunakan meraih apa pun yang kau inginkan.
            Jangan jadi seperti aku.


            Pramana Rafif.



Minggu, 15 Oktober 2017

Cerita NdAgeL

Ke Dokter
            Seorang wanita mengeluh sering merasa pusing, letih dan mudah lelah. Ia pun pergi untuk menemui seorang dokter. Sesampainya di sana, ia pun bercerita tentang keluhannya kepada sang dokter.
            Dokter itu lantas berkata, “Sebetulnya anda tidak sedang menderita penyakit apa-apa. Tubuh anda sehat. Satu-satunya obat yang anda butuhkan adalah dengan mengucapkan, ‘Saya sehat, saya tidak sakit.’ Ucapkan itu berulang-ulang, pasti anda akan berhasil meyakinkan diri anda bahwa anda tidak sakit.
            Setelah selesai berkonsultasi, wanita itu bergegas keluar tanpa membayar biaya konsultasi. Dokter lantas berteriak pada si wanita, “Woi, bayar dulu! Jangan langsung nyelonong aja.”
          Dengan enteng si wanita berkata, “Anda cukup mengatakan, ‘Saya telah menerima ongkos konsultasi.’ Ucapkan itu berulang-ulang, pasti anda akan yakin bahwa anda telah menerima uang dari saya.”


Pesta
            Pada suatu hari, bertemulah tiga orang sahabat yang sudah lama tidak berjumpa. Untuk mengenang persahabatan mereka, tiga sahabat itu bersepakat untuk mengadakan sebuah pesta dan mengundang teman-teman yang lain. Agar lebih mudah, mereka pun berencana untuk patungan demi menggelar pesta itu.
          Sahabat pertama berkata, “Saya akan membawa daging, beras, dan buah-buahan”
          Sahabat kedua pun menyahut, “Saya akan membawa seember es, lauk pauk, dan roti serta kue-kue”
          Terakhir, sahabat ketiga pun menimpali, “Saya akan membawa istri dan anak-anak saya”


Sedekah Uang
            Tiga orang pria memenangkan hadiah lotre yang sangat banyak. Mereka pun membaginya secara rata diantara mereka bertiga. Meski pun sudah dibagi, ternyata uang yang diperoleh masing-masing orang tetaplah sangat banyak. Salah seorang dari mereka pun berkata, “Hari ini kita sangat beruntung. Kita mendapat rezeki yang tak terkira. Sudah sepantasnya kita bersyukur kepada Tuhan. Sebaiknya kita menyedekahkan sebagian dari uang kita.”
            Dua orang lainnya pun setuju dengan apa yang dikatakannya.
       Orang pertama berkata, “Baiklah, aku akan membuat garis di atas tanah. Kemudian aku akan melemparkan uangku ke atas. Uang yang jatuh ke sisi kanan akan aku ambil. Sedangkan uang yang jatuh ke sisi kiri akan aku sedekahkan.” Orang pertama pun lantas melakukan apa yang dikatakannya.
            Setelah melihat apa yang dilakukan orang pertama, orang kedua pun punya ide yang sama. “Aku akan membuat lingkaran di atas tanah. Kemudian aku akan melemparkan uang-uangku ke atas. Uang yang jatuh di dalam lingkaran akan aku ambil. Sementara uang yang jatuh di luar lingkaran akan aku sedekahkan.” Orang kedua pun kemudian melakukan apa yang telah direncanakannya.
            Melihat kedua orang itu menyedekahkan uangnya, orang ketiga pun tidak mau kalah. Ia memegang bundelan berisi uang miliknya kuat-kuat, lalu berkata, “Aku akan melempar seluruh uangku ke atas. Uang yang jatuh ke tanah akan aku ambil. Sementara uang yang tetap di udara akan aku sedekahkan.”

Kamis, 12 Oktober 2017

Belajar Otodidak -- Bahasa Arab dan Inggris

          Hidup di dunia global masa kini, tidaklah dapat lepas dari pengaruh bahasa asing. Rasanya tidaklah gaul atau bahkan malah ketinggalan jaman apabila kita yang hidup di era modernisasi ini masih gagap berbicara bahasa Inggris. Di sisi lain, kondisi masyarakat yang semakin plural menuntut kita untuk dapat mendalami pengetahuan moral dan agama secara lebih mendalam, yang tentu saja dibutuhkan kemampuan memahami bahasa Arab.
          Akan tetapi mungkin pernah terbersit dalam benak kita. Bagaimana caranya kita belajar bahasa? Apakah ada cara belajar bahasa tanpa kursus? Tentunya tanpa harus mengeluarkan biaya yang berlebih namun tetap mudah dan menyenangkan.
          Nah.., berikut kami ingin berbagi cara belajar bahasa secara otodidak dengan mudah dan efektif.

  • Pertama, carilah sumber atau referensi untuk belajar bahasa. Misalnya : majalah, koran, buku novel, atau sebagainya.
  • Kedua, milikilah kamus sebagai sumber utama untuk menambah pengetahuan kosakata kita.
  • Ketiga, mulailah membaca buku, majalah, atau apa pun referensi anda kemudian menerjemahkannya satu per satu. Ingat, belajar menerjemahkan adalah salah satu cara paling ampuh untuk memperkuat daya ingat kosakata kita.
  • Keempat, catatlah kosakata - kosakata yang anda anggap penting atau sering digunakan dalam buku catatan kecil sehingga dapat dengan mudah anda bawa kemana saja. Dengan begitu anda akan lebih mudah untuk membacanya.
  • Kelima, praktek berbicara. Ini merupakan salah satu tahapan yang paling penting. Jangan malu untuk mengucapkan kosata-kosakata yang telah anda pelajari. Tidak masalah apabila kita masih salah dalam menggunakannya. Karena bahasa yang tidak pernah dipraktekkan tidak akan pernah bisa berkembang malahan menjadi lupa sama sekali.
  • Keenam, koreksi kesalahan-kesalahan kita. Ketika kita mencoba berbicara, kita sadar bahwasanya masih begitu banyak kosakata-kosakata yang perlu kita pelajari. Karenanya, koreksilah kesalahan anda kemudian coba cari apa bahasa yang benar.
  • Ketujuh, belajar tatabahasa. Apabila anda telah menguasai cukup banyak kosakata, mulailah untuk belajar menyusun kata - kata tersebut dalam susunan kalimat yang benar menurut kaedah kebahasaan. Belajar Grammar dalam bahasa Inggris. Begitu juga belajar ilmu Nahwu dan Shorof dalam bahasa Arab.Jangan khawatir. Meski mungkin terdengar sangat susah, sesungguhnya belajar tatabahasa akan terasa mudah ketika kita telah memiliki perbendaharaan kosakata yang banyak.
  • Kedelapan, tetap istiqomah untuk mencoba dan praktek. Langkah paling akhir adalah tetap istiqomah dan konsisten dalam belajar. Tetaplah merasa lapar untuk terus menambah pengetahuan bahasa. Sesekali dengarlah native speaker untuk melatih pronounciation pengucapan kita.                             
     Jadi, jangan malu untuk mencoba!!

     Semoga sukses.....!