Minggu, 15 Oktober 2017

Cerita NdAgeL

Ke Dokter
            Seorang wanita mengeluh sering merasa pusing, letih dan mudah lelah. Ia pun pergi untuk menemui seorang dokter. Sesampainya di sana, ia pun bercerita tentang keluhannya kepada sang dokter.
            Dokter itu lantas berkata, “Sebetulnya anda tidak sedang menderita penyakit apa-apa. Tubuh anda sehat. Satu-satunya obat yang anda butuhkan adalah dengan mengucapkan, ‘Saya sehat, saya tidak sakit.’ Ucapkan itu berulang-ulang, pasti anda akan berhasil meyakinkan diri anda bahwa anda tidak sakit.
            Setelah selesai berkonsultasi, wanita itu bergegas keluar tanpa membayar biaya konsultasi. Dokter lantas berteriak pada si wanita, “Woi, bayar dulu! Jangan langsung nyelonong aja.”
          Dengan enteng si wanita berkata, “Anda cukup mengatakan, ‘Saya telah menerima ongkos konsultasi.’ Ucapkan itu berulang-ulang, pasti anda akan yakin bahwa anda telah menerima uang dari saya.”


Pesta
            Pada suatu hari, bertemulah tiga orang sahabat yang sudah lama tidak berjumpa. Untuk mengenang persahabatan mereka, tiga sahabat itu bersepakat untuk mengadakan sebuah pesta dan mengundang teman-teman yang lain. Agar lebih mudah, mereka pun berencana untuk patungan demi menggelar pesta itu.
          Sahabat pertama berkata, “Saya akan membawa daging, beras, dan buah-buahan”
          Sahabat kedua pun menyahut, “Saya akan membawa seember es, lauk pauk, dan roti serta kue-kue”
          Terakhir, sahabat ketiga pun menimpali, “Saya akan membawa istri dan anak-anak saya”


Sedekah Uang
            Tiga orang pria memenangkan hadiah lotre yang sangat banyak. Mereka pun membaginya secara rata diantara mereka bertiga. Meski pun sudah dibagi, ternyata uang yang diperoleh masing-masing orang tetaplah sangat banyak. Salah seorang dari mereka pun berkata, “Hari ini kita sangat beruntung. Kita mendapat rezeki yang tak terkira. Sudah sepantasnya kita bersyukur kepada Tuhan. Sebaiknya kita menyedekahkan sebagian dari uang kita.”
            Dua orang lainnya pun setuju dengan apa yang dikatakannya.
       Orang pertama berkata, “Baiklah, aku akan membuat garis di atas tanah. Kemudian aku akan melemparkan uangku ke atas. Uang yang jatuh ke sisi kanan akan aku ambil. Sedangkan uang yang jatuh ke sisi kiri akan aku sedekahkan.” Orang pertama pun lantas melakukan apa yang dikatakannya.
            Setelah melihat apa yang dilakukan orang pertama, orang kedua pun punya ide yang sama. “Aku akan membuat lingkaran di atas tanah. Kemudian aku akan melemparkan uang-uangku ke atas. Uang yang jatuh di dalam lingkaran akan aku ambil. Sementara uang yang jatuh di luar lingkaran akan aku sedekahkan.” Orang kedua pun kemudian melakukan apa yang telah direncanakannya.
            Melihat kedua orang itu menyedekahkan uangnya, orang ketiga pun tidak mau kalah. Ia memegang bundelan berisi uang miliknya kuat-kuat, lalu berkata, “Aku akan melempar seluruh uangku ke atas. Uang yang jatuh ke tanah akan aku ambil. Sementara uang yang tetap di udara akan aku sedekahkan.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar