Kamis, 19 Oktober 2017

MIMPI

Manusia terlahir dengan dua kekuatan agung sebagai ajiannya menjalani kehidupan dunia ini. Ialah ilmu dan nafsu. Banyak yang berprasangka bahwa keduanya ibarat dua sisi koin yang berbeda, positif dan negatif. Namun sebenarnya tidak. Keduanya diciptakan untuk dilebur bersama-sama. Hingga menjadi pusaka sakti tak terkalahkan. Dan bila kau telah berhasil meluruhkan keduanya, akan kau peroleh bilah tajam bernama, mimpi.
Tapi hati-hati, apabila salah mengkomposisikannya keduanya, mereka kan terlebur menjadi, ambisi.
            Maka, izinkanlah aku menguntai mimpi-mimpiku, wahai kawan. Sebagai usahaku tuk mencoba melebur kedua ajian anugerah Ilahi.
            Aku bermimpi, berangan-angan, menjadi seorang ahli dan pakar bahasa yang kan menafsirkan kalam-kalam Allah atas izin dan ilmuNya, hingga esok akan menelurkan karya-karya agung berupa karangan-karangan yang sarat akan makna layaknya para tokoh-tokoh cendekiawan di masa lalu.
            Aku tidak menginginkan apa pun, hanya, semoga menjadi manfaat yang besar bagi umat di seluruh dunia pada umumnya dan seluruh umat muslim pada khususnya.
            Apa yang aku lakukan kini tuk menggapai itu??
            Aku kini tengah berlatih tuk menumbuhkan keinginanku belajar bahasa dan ilmu-ilmuNya. Aku bimbing adik-adikku, kawan-kawanku, saudara-saudaraku.
            Aku ajak mereka bersama-sama meniti jalan mimpi yang indah. Semoga Allah memudahkan kami semua.
            Namun lebih dari itu semua, yang paling aku harapkan adalah, semoga semua apa yang diimpikan kawan-kawan tercintaku terwujud. Cukup itu. Tak penting menjadi siapa pun atau apa pun.
            Terima kasih kawan-kawanku.........
            Aku hanya bisa berpesan, leburlah ajian kalian, tempa
lah, hingga esok ia kan menjadi pusaka sakti nan tajam yang mampu kau gunakan meraih apa pun yang kau inginkan.
            Jangan jadi seperti aku.


            Pramana Rafif.



1 komentar: