Tapi hati-hati, apabila salah mengkomposisikannya keduanya, mereka
kan terlebur menjadi, ambisi.
Maka, izinkanlah
aku menguntai mimpi-mimpiku, wahai kawan. Sebagai usahaku tuk mencoba melebur
kedua ajian anugerah Ilahi.
Aku bermimpi,
berangan-angan, menjadi seorang ahli dan pakar bahasa yang kan menafsirkan
kalam-kalam Allah atas izin dan ilmuNya, hingga esok akan menelurkan
karya-karya agung berupa karangan-karangan yang sarat akan makna layaknya para
tokoh-tokoh cendekiawan di masa lalu.
Aku tidak
menginginkan apa pun, hanya, semoga menjadi manfaat yang besar bagi umat di
seluruh dunia pada umumnya dan seluruh umat muslim pada khususnya.
Apa yang aku lakukan
kini tuk menggapai itu??
Aku ajak mereka
bersama-sama meniti jalan mimpi yang indah. Semoga Allah memudahkan kami semua.
Terima kasih
kawan-kawanku.........
Aku hanya bisa
berpesan, leburlah ajian kalian, tempa
lah, hingga esok ia kan menjadi pusaka
sakti nan tajam yang mampu kau gunakan meraih apa pun yang kau inginkan.
Jangan jadi
seperti aku.
Pramana Rafif.
Bermimpi lah nak karena dari mimpi semua bisa terwujud
BalasHapus